<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!-- generator="wordpress/2.2" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>Perjalanan</title>
	<link>http://life.muhadkly.net</link>
	<description>Membawaku Terus Bergerak ke Titik yang Lebih Jauh...</description>
	<pubDate>Mon, 11 Aug 2008 07:45:46 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.2</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>Satu lagi harapan di bulan Agustus</title>
		<link>http://life.muhadkly.net/satu-lagi-harapan-di-bulan-agustus/</link>
		<comments>http://life.muhadkly.net/satu-lagi-harapan-di-bulan-agustus/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 09 Aug 2008 17:00:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Acho</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Love]]></category>

		<category><![CDATA[Life]]></category>

		<category><![CDATA[Sumthin About]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://life.muhadkly.net/satu-lagi-harapan-di-bulan-agustus/</guid>
		<description><![CDATA[ 
Hari ini, untuk kesekian kalinya, kau mengulang sebuah momen yang sama pula. Sekilas memang seperti rutinitas, namun momen ini memang bukan sebuah rutinitas yang menjemukan, namun sebaliknya, sangat kau rindu dan tunggu-tunggu, ketika detik demi detik, berpacu bergantian, menuju ke arahnya.
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p> <img src="http://virtual.co.id/banners/birthday-candles.jpg" /></p>
<p>Hari ini, untuk kesekian kalinya, kau mengulang sebuah momen yang sama pula. Sekilas memang seperti rutinitas, namun momen ini memang bukan sebuah rutinitas yang menjemukan, namun sebaliknya, sangat kau rindu dan tunggu-tunggu, ketika detik demi detik, berpacu bergantian, menuju ke arahnya. <a href="http://life.muhadkly.net/satu-lagi-harapan-di-bulan-agustus/#more-52" class="more-link">(more&#8230;)</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://life.muhadkly.net/satu-lagi-harapan-di-bulan-agustus/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Untuk segelas susu segar, malam itu di Cimory</title>
		<link>http://life.muhadkly.net/untuk-segelas-susu-segar-malam-itu-di-cimory/</link>
		<comments>http://life.muhadkly.net/untuk-segelas-susu-segar-malam-itu-di-cimory/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 27 Jul 2008 20:11:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Acho</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Love]]></category>

		<category><![CDATA[Life]]></category>

		<category><![CDATA[Sumthin About]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://life.muhadkly.net/untuk-segelas-susu-segar-malam-itu-di-cimory/</guid>
		<description><![CDATA[ 
Bagaimana mungkin aku bisa lupa, kau, aku, dingin udara malam itu, sayup lembut belai itu, erat hangat peluk itu, belum lagi tabur cahaya lampu di balik hamparan kaki bukit itu, sungguh tak pernah dan tak akan pernah ingin kulupakan. Seketika saja semua itu kembali menorehkan selembar catatan baru diatas kertas putih sejarah perjalanan hidupku, tanpa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p> <img src="http://images.yenceu.multiply.com/image/1/photos/upload/300x300/R90HsQoKCtAAADEPNls1/P3155154.JPG?et=ODulsEbFOWuaKkPY8Ew4QQ&amp;nmid=" height="224" width="300" /></p>
<p>Bagaimana mungkin aku bisa lupa, kau, aku, dingin udara malam itu, sayup lembut belai itu, erat hangat peluk itu, belum lagi tabur cahaya lampu di balik hamparan kaki bukit itu, sungguh tak pernah dan tak akan pernah ingin kulupakan. Seketika saja semua itu kembali menorehkan selembar catatan baru diatas kertas putih sejarah perjalanan hidupku, tanpa ragu, indah pun muncul terangkai, dan dunia pun kembali berputar, akupun bernyanyi lantang tanpa mau henti.</p>
<p>Ah.. aku tak tahu dan tak pernah ingin tahu, apalagi yang akan terjadi setelah ini. Yang aku tahu.. aku, kau, dan malam ini, jadi satu dibawah terang bintang, untuk segelas susu segar cimory. Lalu apalagi yang lebih indah dari itu?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://life.muhadkly.net/untuk-segelas-susu-segar-malam-itu-di-cimory/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Menarilah disini, tepat di fikiranku&#8230;</title>
		<link>http://life.muhadkly.net/menarilah-disini-tepat-di-fikiranku/</link>
		<comments>http://life.muhadkly.net/menarilah-disini-tepat-di-fikiranku/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Jun 2008 14:48:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Acho</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Love]]></category>

		<category><![CDATA[Sumthin About]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://life.muhadkly.net/menarilah-disini-tepat-di-fikiranku/</guid>
		<description><![CDATA[
Untuk beberapa saat kau pun mengukir senyum, aku bisa melihatnya dari sini, dari titik yang terpisah sedikit jarak, tak begitu dekat, namun tetap terlihat tegas. Tak kupungkiri, lekukan kecil dibibir yang barusan kau toreh, acap kali merapatkan sel-sel dalam tubuhku, yang sedari tadi berjauhan, karena kelelahan yang memperkosa raga sepanjang hari. Tapi sungguh, kau, dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://life.muhadkly.net/wp-content/uploads/2008/06/dance.jpg" alt="dance.jpg" /></p>
<p>Untuk beberapa saat kau pun mengukir senyum, aku bisa melihatnya dari sini, dari titik yang terpisah sedikit jarak, tak begitu dekat, namun tetap terlihat tegas. Tak kupungkiri, lekukan kecil dibibir yang barusan kau toreh, acap kali merapatkan sel-sel dalam tubuhku, yang sedari tadi berjauhan, karena kelelahan yang memperkosa raga sepanjang hari. Tapi sungguh, kau, dan segala yang ada pada dirimu, terus saja membelai, menabur, dan seketika saja membasuh rongga-rongga jiwa ini, yang sudah terasa jenuh dan murka akan penat. Menarilah sayangku, berputarlah ke segala arah, tamparkan terus pesona-pesona itu padaku, karena aku masih enggan berhenti takjub, saat kau mulai menyibak helai demi helai rambut yang jatuh diatas bulat kening indahmu itu.</p>
<p>Ah.. aku ingin sekali kau sentuh, aku betul-betul ingin meski sedikit saja, biarkan saja kulitmu menyentuh kulitku, lepaskan juga wangi itu, hembuskan pula nafas itu,  biarkan terus menapaki titik demi titik di wajah ini,  menyeruak, bergelinjang, menampar mimpi-mimpi. Semua itu, hari ini, berikut momen-momen yang tercipta, berulang kali membuat nafas ini terus berbisik samar namun jelas.. dan semakin jelas saja mengucap&#8230; &#8220;<em>aku ingin kau terus menari, disini, tepat di fikiranku&#8230;</em>&#8220;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://life.muhadkly.net/menarilah-disini-tepat-di-fikiranku/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
